Seminar dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI 2015: Laporan

Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi – Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT – TPI) adalah wadah organisasi berskala nasional yang dibentuk untuk mewadahi institusi pendidikan tinggi yang yang berfokus pada keilmuan teknologi pertanian. FKPT – TPI juga beranggotakan asosiasi keilmuan teknologi industri pertanian (agroindustri) yang disebut Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri (APTA). Selain APTA, asosiasi keilmuan teknologi pertanian yang tergabung dalam FKPT-TPI adalah PATPI dan PERTETA.

APTA adalah organisasi skala nasional yang dibentuk untuk mewadahi program studi Teknologi Industri Pertanian seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu peran APTA yaitu merancang kurikulum berbasis Teknologi Industri Pertanian yang dapat dijadikan sebagai acuan bersama setiap perguruan tinggi, sekolah tinggi maupun akademi di bidang teknologi industri pertanian. Perancangan kurikulum tersebut bertujuan agar penyelenggara pendidikan tinggi di keilmuan terknologi industri pertanian dapat menghasilkan luaran yang berkualitas untuk mewujudkan pembangunan masyarakat. Saat ini ada 15 mata kuliah yang disepakati sebagai mata kuliah wajib untuk prodi TIP. Mata kuliah wajib tersebut dihasilkan dari pertemuan di Universitas Jember pada tanggal 28 Oktober 2014.

Untuk mengakomodir penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di bidang agroindustri tersebut, Prodi TIP UNIDA Gontor bergabung dengan Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri (APTA) yang merupakan asosiasi prodi TIP nasional. Salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan FKPT -TPI adalah “Seminar dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI”. Pada tahun 2015, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai tuan rumah menyelenggarakan agenda tahunan FKPT – TPI yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 3 September 2015. Topik yang dipilih adalah “Peranan Teknologi Pertanian dalam Mewujudkan Kemandirian Maritim, Pangan dan Energi Berkelanjutan”. Pada tahun ini pula Prodi TIP berkesempatan mendapatkan undangan untuk turut berperan serta dalam kegiatan tersebut. Surat undangan dari Panitia Seminar dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI dapat dilihat pada Lampiran 1.

Maksud dan tujuan kegiatan

Maksud dan tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan “Seminar dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI 2015” adalah untuk menyikapi pendirian Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) dan penentuan gelar lulusan prodi Teknologi Industri Pertanian

Jenis kegiatan

Jenis kegiatan yang diselenggarakan adalah berupa seminar nasional yang disampaikan oleh pembicara kunci, lokakarya nasional (Forum Dekan Teknologi Pertanian, Forum Asosiasi Prodi (APTA, PATPI, PERTETA), Pemaparan tentang Lembaga Akreditasi Mandiri oleh BAN PT, seminar oleh pemakalah pendamping (pemaparan call paper), field trip dan diskusi panel setiap asosiasi

Tempat dan waktu kegiatan

Kegiatan diselenggarakan di Hotel Oval Surabaya pada tanggal 2 – 3 September 2015.

Pelaksana Kegiatan

Kegiatan ini diadakan oleh Prodi TIP, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura.

Peserta kegiatan

Peserta kegiatan adalah perguruan tinggi yang tergabung dalam FKPT – TPI serta anggota assosiasi prodi seperti APTA, PERTETA dan PATPI, Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, BPPT, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Pemaparan tentang Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) oleh BAN PT dan Asosiasi Prodi

Saat ini jumlah perguruan tinggi (PT) yang terdaftar di DIKTI sekitar 4.200 PT dengan jumlah prodi mencapai angka 23.000 prodi. Adanya pertimbangan bahwa asesor yang tidak sesuai dengan keilmuan prodi dan jumlah prodi yang demikian banyak maka Pemerintah melalui BAN PT mendorong untuk terbentuknya LAM (pemerintah mengawal, mendampingi dan menginisiasi model LAM). Akreditasi oleh LAM bukan hanya untuk memberikan status dan peringkat akreditasi program studi saja, tetapi utamanya untuk menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan langkah-langkah konkret yang akhirnya bermuara pada budaya peningkatan mutu berkelanjutan. Dengan demikian, BAN PT akan berfokus pada akreditasi PT, sedangkan LAM akan berfokus pada akreditasi prodi. Saat ini, LAM yang sudah terbentuk adalah LAM PTKes.

Pada kesempatan tersebut, pembicara juga menyampaikan bahwa saat ini BAN PT menggunakan sembilan standar untuk mengakreditasi PT. Sebelumnya hanya menggunakan tujuh standar. Kesembilan standar akreditasi tersebut adalah:

  1. Visi dan Misi
  2. Tata Pamong
  3. Mahasiswa dan Lulusan
  4. Sumber Daya Manusia
  5. Akademik
  6. Penelitian
  7. Pengabdian kepada Masyarakat
  8. Prasarana dan Sarana
  9. Keuangan

Selanjutnya peringkat akreditasi nantinya tidak lagi menggunakan sistem A, B dan C tetapi hanya menggunakan 2 kategori peringkat, yaitu Terakreditasi dan Tak Terakreditasi. Kategori Terakreditasi digolongkan menjadi tiga berdasarkan daya saingnya yaitu:

  1. Unggul: Daya Saing Internasional
  2. Sangat Baik: Daya Saing Nasional
  3. Baik: Daya Saing Lokal

Forum Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian se-Indonesia

Adapun perwakilan dari UNIDA Gontor adalah Dwi Rifianto, M.MA selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Gontor. Dari forum tersebut dihasilkan beberapa poin penting, di antaranya adalah :

  1. Universitas Jambi terpilih sebagai tuan rumah FKPT – TPI 2016 dan Universitas Haluleo Makasar terpilih sebagai tuan rumah FKPT – TPI 2017
  2. Ketua FKPT – TPI periode 2015 – 2016 terpilih adalah Prof. Lilik dari Unviersitas Gajah Mada (UGM)
  3. Adanya wacana dalam jangka pendek mengenai keikutsertaan Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Gontor ke dalam ASEAN Universities Consortium on Food and Agro-based Engineering and Technology Education(AUCFA). Saat ini anggota forum tersebut didominasi oleh Thailand (http://www.aucfa.ipb.ac.id/index.php/en/membership/members)

 

Forum APTA (Asosiasi Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri)

Perwakilan dari UNIDA Gontor dalam forum ini adalah Slamet Purwanto selaku kaprodi TIP dan Arief Rahmawan selaku dosen TIP. Ada beberapa poin penting dari forum APTA yaitu ;

  1. Forum menyepakati belum saatnya dalam waktu dekat untuk mendirikan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) untuk prodi Teknologi Industri Pertanian dengan pertimbangan alokasi biaya yang terlalu tinggi
  2. Untuk mengevaluasi kurikulum mata kuliah inti, perlu dibentuk tim khusus di setiap mata kuliah inti yang terdiri dari para dosen yang ahli di mata kuliah tersebut. Tim tersebut adalah perpaduan dosen dari berbagai perguruan tinggi anggota APTA
  3. Merekomendasikan asesor di setiap asosiasi

Acara ini memberikan banyak informasi terkait pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi UNIDA Gontor terutama prodi Teknologi Industri Pertanian. Kami mendapatkan update informasi baru terkait regulasi akreditasi perguruan tinggi dan program dan pendirian Lembaga Akreditasi Mandiri. Hasil yang cukup menggembirakan bagi UNIDA Gontor adalah Fakultas Sains dan Teknologi akan dimasukkan menjadi anggota AUCFA dan penyusunan kurikulum prodi TIP. Dengan demikian, Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dapat dilakukan baik internal maupun internal adalah sebagai berikut:

  1. Aspek Internal
  2. Sosialisasi Borang Akreditasi Terbaru yang sesuai dengan regulasi terbaru dari BAN PT
  3. Sistem pendokumentasian baik tingkat Fakultas maupun Prodi yang disesuaikan dengan 9 standar akreditasi
  4. Proses penambahan tenaga dosen untuk Prodi TIP yang menjadi pemakalah pada sesi call paper (dari S2 TIP UGM)
  5. Penyempurnaan Kurikulum Prodi TIP dengan komposisi:
    1. Kurikulum Institusi (PT): 18 SKS
    2. Kurikulum Asosiasi Prodi: 30 SKS
    3. Kurikulum DIKTI: 10 SKS
    4. Kurikulum Inti Prodi (wajib & pilihan): 144atau 160 – (18+30+10)
  6. Aspek Eksternal
  7. Fakultas Sains dan Teknologi akan dimasukkan menjadi anggota AUCFA
  8. Implementasi lebih jauh mengenai jejaring (networking) yang terbentuk di forum untuk kemudian dikembangkan dan ditindaklanjuti dengan kerjasama yang saling memberikan manfaat di Fakultas Sains dan Teknologi secara khusus dan Universitas pada umumnya

Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap civitas akademika UNIDA Gontor atas terlaksananya program kegiatan ini. Semoga keikutsertaan kami dapat memberikan kontribusi dan andil yang positif bagi pengembangan UNIDA Gontor menjadi lembaga pendidikan tinggi yang bermutu dan berarti.

Dokumentasi Kegiatan:

Peserta FKPT - TPI 2015 dari UNIDA Gontor dari kiri ke kanan: Arief Rahmawan, Dwi Rifianto, Slamet Purwanto
Peserta FKPT – TPI 2015 dari UNIDA Gontor dari kiri ke kanan: Arief Rahmawan, Dwi Rifianto, Slamet Purwanto
Dari kiri ke kanan: Dekan Fak Pertanian - Univ Trunojoyo, Perwakilan MenRistekDikti, Dekan Fak. Teknologi Pertanian - IPB,
Dari kiri ke kanan: Dekan Fak Pertanian – Univ Trunojoyo, Perwakilan MenRistekDikti, Dekan Fak. Teknologi Pertanian – IPB,
Pembicara Seminar Nasional Sesi 1 dari kiri ke kanan: Umi Purwandari, Erliza Hambali, Najikh, Panitia
Pembicara Seminar Nasional Sesi 1 dari kiri ke kanan: Umi Purwandari, Erliza Hambali, Najikh, Panitia
Forum Dekan Fakultas Teknologi Pertanian seluruh Indonesia
Forum Dekan Fakultas Teknologi Pertanian seluruh Indonesia
Forum PERTETA - Asosiasi Prodi Teknik Pertanian
Forum PERTETA – Asosiasi Prodi Teknik Pertanian
Forum PATPI - Asosiasi Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan
Forum PATPI – Asosiasi Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan
Forum APTA - Asosiasi Prodi Teknologi Industri Pertanian
Forum APTA – Asosiasi Prodi Teknologi Industri Pertanian
Pose bersama Forum APTA - Asosiasi Prodi Teknologi Industri Pertanian
Pose bersama Forum APTA – Asosiasi Prodi Teknologi Industri Pertanian

Materi SEMNAS FKPT-TPI 2015 secara lengkap dapat dilihat pada link berikut:

Berikut ini kami informasikan file materi dari SEMNAS FKPT-TPI 2015. Silahkan download dibawah ini

1. Bahan-Gub-Tek-Pertanian-2-Sept-2015

2. BANPT_TIPP-Surabaya

3. Umi-Purwandari-Presentation-FKPT-TPI-2015

4. Staf Ahli Kemristek DIKTI

5. Mohammad Nadjikh_KML Food 2015 Univ. Trunojoyo_EDIT1

6. Henry Y_FKPT TPI SBY 2 Sept 2015

7. Standar Penddkn PATPI di FKPTTP Sept 2015

8. PERTETA_LAM & GELAR – FKPTTPI 2015

9. Erliza H_Bahan Presentasi Seminar dan Lokakarya FKPT-TPI (2 Sept 2015)