Dosen TIP Ikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal: Strategi dan Implementasi

Dosen TIP Ikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal: Strategi dan Implementasi

Dosen TIP Ikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal: Strategi dan ImplementasiDalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas dosen, Prodi TIP Unida Gontor mengirimkan perwakilan dalam hal ini oleh Tian Nur Ma’rifat, M.Sc, untuk mengikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal: Strategi dan Implementasi. Acara tersebut  dilaksanakan pada tanggal 10-12 Mei 2016 oleh LPPOM MUI Pusat. Penyelenggaraan acara berlangsung  di Gedung Global Halal Center, Kota Bogor – Jawa Barat.

Ada 2 tujuan yang ingin dicapai dari keikutsertaan dalam acara pelatihan tersebut, yaitu:

  1. Memberikan pedoman mengenai penyusunan arahan kerja dari Pusat Kajian Pangan Halal yang akan diinisiasi oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian UNIDA.
  2. Memberikan kompetensi mengenai monitoring dan auditing terhadap sistem jaminan halal kepada dosen sehingga dapat diimplementasikan melalui kegiatan penelitian terkait kehalalan pangan dan pelatihan kepada UMKM terkait sistem jaminan halal.

Sekilas Materi Pelatihan

Sistem Jaminan Halal (SJH) merupakan serangkaian arahan dan prosedur yang disusun untuk menjaga konsistensi kehalalan produk. Apabila diterapkan dalam industri pangan, Sistem Jaminan Halal berfungsi sebagai metode dalam pengawasan dan pengendalian bahan baku, proses dan fasilitas produksi untuk menjaga kehalalan produk. Penguasaan Sistem Jaminan Halal oleh peneliti dan akademisi yang ada di Perguruan Tinggi diperlukan supaya peneliti dan akademisi mampu menghasilkan produk penelitian terkait evaluasi sistem jaminan halal terhadap industri pangan sehingga mampu berperan serta membangun industri pangan halal di Indonesia.

Dosen TIP Ikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal: Strategi dan Implementasi

 

Manfaat Penerapan Sistem Jaminan Halal

  1. Menjamin kehalalan produk selama berlakunya Sertifikat Halal MUI.
  2. Timbul kesadaran internal dan perusahaan memiliki pedoman kesinambungan proses produksi halal.
  3. Memberikan Jaminan dan ketentraman bagi masyarakat.
  4. Mencegah kasus ketidakhalalan produk bersertifikat halal.
  5. Mendapatkan Reward

Semoga acara yang diikuti tersebut memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi individu dan institusi dan masyarakat luas. Peningkatan kapasitas dosen dengan mengikuti kegiatan sejenis, perlu terus dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *