Kegiatan Pelatihan “Pendugaan dan Pengendalian Umur Simpan Produk Pangan” rutin diselenggarakan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB bekerjasama dengan Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center dalam setiap tahunnya. Di tengah masa pandemi Covid – 19, kegiatan pelatihan tetap terlaksana dengan beberapa penyesuaian salah satunya yaitu secara online.

Peserta Pelatihan Online

        Pada tanggal 3 – 4 Agustus 2020 kegiatan Pelatihan Pendugaan dan Pengendalian Umur Simpan dilaksanan via Zoom meeting dengan host berada di ruang pelatihan kampus Institut Pertanian Bogor (IPB). Peserta yang hadir sejumlah 15 orang terdiri dari beberapa latar belakang dan instansi antara lain akademisi, industri dan lembaga pemerintahan. Kegiatan ini dibuka resmi oleh Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi yang merupakan Guru Besar Rekayasa Proses Pangan, Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB secara online. Beliau menyampaikan bahwa dengan dilaksanakan pelatihan diharapkan peserta yang mayoritas berprofesi sebagai akademisi (tenaga pendidik) ini dapat melakukan pendugaan dan pengendalian masa simpan produk pangan, khususnya dalam membantu pelaku UMKM dalam mengenali, menangani dan mengendalikan umur simpan produk yang dihasilkannya. Pelaku industri dan lembaga pemerintahan dapat melakukan pengembangan produk dengan memperhatikan umur simpan untuk menjaga kualitas produk dan kepuasan konsumen.

        Online training Pendugaan dan Pengendalian Umur Simpan Produk  terdiri dari 2 sesi yaitu kuliah (sesi #1) dan praktikum (sesi #2). Kedua sesi tersebut diampu oleh 5 pemateri yaitu Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi, Dr. Feri Kusnandar, Dr. Dian Herawati, Dr. Nurwulandari dan Dr. Dede R. Adawiyah. Sesi #1 terdiri dari 3 materi yaitu (1) Prinsip-prinsip penerapan pendugaan umur simpan produk pangan, (2) Tahapan percobaan pendugaan umur simpan dengan metode Arrhenius, dan (3) Tahapan percobaan pendugaan umur simpan dengan metode Moisture Sorption Isoterm. Sesi #2 terdiri dari 2 studi kasus yaitu (1) Simulasi analisis dan interpretasi data pendugaan umur simpan produk pangan dengan metode Arrhenius dan (2) Simulasi analisis dan interpretasi data pendugaan umur simpan produk pangan dengan metode Moisture Sorption Isoterm (MSI).

Contoh Umur Simpan pada Produk

        Pemaparan materi pertama disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi tentang perubahan mutu selama proses pengolahan dan penyimpanan produk pangan. Beliau juga menekankan bahwa mengenali dan menguasai produk sendiri adalah kunci dalam pengedalian umur simpan suatu produk pangan.

        Pada umumnya, semua materi pelatihan dan pendugaan umur simpan disajikan secara terperinci dan komprehensif, mulai dari prinsip penetapan umur simpan, desain percobaan pendugaan umur simpan dengan metode Arrhenius dan Moisture Sorption Isoterm untuk penetapan umur simpan suatu produk. Penyajian materi dikemas secara menarik oleh semua pemateri pelatihan. Pemateri menyampaikan berbagai masalah nyata yang sering dihadapi sehari-hari, sehingga dalam pelatihan online ini peserta juga  mendapatkan solusi dari kendala dan juga belajar dari permasalahan nyata yang dihadapi peserta lain dari instansi yang berbeda. 

        Sesi #2 dilakukan simulasi untuk mendisain pendugaan umur simpan. Walaupun secara online tetap terlaksana secara kondusif. Pemateri memberi penjelasan step by step yang jelas, sehingga peserta dapat berpartisipasi langsung dalam menyelesaikan dan membahas studi kasus dalam beberapa set produk pangan. Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari ini tidak hanya membekali peserta dengan materi mengenai umur simpan, tetapi juga menjadi ajang untuk bertukar pikiran diantara peserta yang berlatar belakang dari beragam instansi tersebut. “Pelatihan ini walaupun dilakukan secara online sekalipun, sangat mudah untuk diikuti karena cara penyajian oleh semua pemateri sangat terperinci dan kooperatif. Sehingga saya harap, setelah ini akan secara konkrit diterapkan dan dapat menambah kekayaan dalam hal penelitian-penelitian yang akan dilakukan di prodi TIP. Selain itu juga kedepannya akan segera diterapkan dalam program Pengabdian Masyarakat pada mitra binaan Prodi TIP”, tutur Wendianing Putri Luketsi, STP, M.Si salah satu dosen Prodi Teknologi Industri Pertanian, UNIDA Gontor yang merupakan salah satu peserta pelatihan [WPL].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *