Devi Urianty Miftahul Rohmah, STP, MP dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor lolos dalam pengajuan hibah penelitian dosen pemula (PDP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi. “Di Indonesia, pemakaian sedotan plastik sekali pakai sangat tinggi sekali. Bahkan seharinya bisa mencapai 90 ribu lebih. Bisa dibayangkan, berapa banyak timbunan sampah sedotan dalam sebulan saja?” ujar Bu Devi, panggilan akrab beliau. Perlu adanya upaya untuk meminimalisir limbah sedotan plastik, salah satunya membuat inovasi produk dari buah nanas subgrade untuk menekan limbah plastik yang semakin lama semakin masif di dunia. Sedotan edible dari nanas subgrade, “Sedotan ini saya sebut sebagai sedotan edible karena dapat dan enak untuk dimakan setelah selesai digunakan. Selain itu, bisa meningkatkan nilai ekonomis dari nanas subgrade yang selama ini banyak sekali kita jumpai dipinggir-pinggir jalan dijual dengan harga murah sekali”, jelas salah satu dosen muda ini. Nanas subgrade merupakan nanas dengan kualitas dan harga ekonomis yang sangat rendah. Selain itu, daerah Jawa Timur merupakan daerah agraris yang banyak sekali menghasilkan nanas varietas Queen.

Bahan Baku Nanas Subgrade

Pembuatan sedotan edible ini minimal harus memenuhi persyaratan yaitu dari kekuatan fisiknya, daya tahan terhaadap cairan, dan kerapatan sehingga memudahkan dalam penggunaan. Penelitian dalam pembuatan sedotan edible dilakukan dalam beberapa tahapan. Saat ini, penelitian yang telah dilakukan yaitu uji tentang kandungan kimia, organoleptik, dan kekuatan fisiknya. Dalam penelitiannya, Bu Devi menggandeng beberapa dosen dari Prodi TIP, UNIDA Gontor. Beliau berharap setelah penelitiannya tahap pertama ini selesai, penelitian sedotan edible dari nanas subgrade ini dapat segera mulai dilanjutkan kembali agar sedotan edible ini dapat digunakan dan dipasarkan secara luas untuk membantu mengatasi dan mencegah masalah limbah sedotan plastik. “Saya harap penelitian ini kelak bisa diimplementasikan agar dapat dirasakan manfaatnya,” ujarnya. [Anita/Ed.Izza]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *