Siapa yang tidak tahu Air? Benar air adalah sumber daya alam yang sangat melimpah yang sangat dibutuhkan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup di dunia ini. Selain bermanfaat untuk mengisi kebutuhan cairan di dalam tubuh makhluk hidup khususnya manusia, air juga dapat mengisi energi yang berkurang dari dalam tubuh kita. Namun, apakah kalian tahu? Zaman sekarang ternyata tidak hanya makhluk hidup yang dapat terisi energi oleh air, bahkan kini pengisi baterai HP atau yang biasa disebut Charger HP pun menggunakan bahan bakar utama yaitu air.

Charger HP atau Ponsel kita saat ini kurang lebih menggunakan tenaga listrik, akan tetapi Charger Ponsel Tenaga Air yang lebih dikenal dengan Power Trekk yang diproduksi oleh suatu perusahaan di negara Swedia. MyFC tersebut dirancang khusus untuk pengisian peralatan-peralatan elektronik dengan daya listrik seperti Gadget, Kamera Digital, Gps, Hp, Notebook dan lain sebagainya. Yang membuat Alat ini unik adalah air yang dijadikan sebagai Bahan Bakar dan juga mengkolaborasikan reaksi kimia pada sodium yang mengubah air menjadi hydrogen serta menjadikannya tenaga.

Alat yang menggunakan tekhnologi semacam fuel cell mikro yang dikemangkanoleh KTH Royal Institute of Technology di Stockholm itu hanya membutuhkan air untuk mengisi ulang baterai ponsel hingga 3 watt. Seorang peneliti KTH yang membuat MyFC atau Power Trekk tersebut mengatakan bahwasannya charger tenaga air tersebut dapat memperoleh tenaga baik dari air yang tawar maupun air yang asin (air laut), bahkan air yang tidak terlalu ersih pun juga dapat dipakai sebagai bahan bakarnya. Selain fuel cell, alat tersebut dilengkapi baterai lithium-ion, yang dapat menjadi sumber tenaga langsung maupun sebagai sumber tenaga cadangan.

Cara kerja charger tersebut sama seperti charger umumnya yaitu dengan menghubungkan konektor USB pada Power Trekk dengan alat elektronik yang diinginkan seperti Ponsel atau HP. Ketika air dituang keatas cakram logam kecil dari sodium silicide di dalam perangkat charger, Hidrogen yang bersifat gas tersebut akan dilepas dan menyatu dengan oksigen untuk mengubah energi Kimia menjadi energi listrik. Penemuan charger ini telah dilakukannya riset oleh Lunbland, -seorang penemu charger air – terhadap fuel cell mikro dan membrane pertukaran proton (PEM) selama 15 tahun lamanya di Department of Applied Electrochemistry KTH. Dia berharap “ fuel cell ini dapat diterima masyarakat luas”.

(Ni’ma Chusna Umniyah)     

Adapun Artikel Yang Tidak Boleh Kamu Tinggalkan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *