LIMBAH KIMIA vs K3 LABORATORIUM ??

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di laboratorium sangat penting untuk dipahami dan diaplikasikan dalam setiap kegiatan di laboratorium. Tujuan K3 di laboratorium untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja di laboratorium, mencegah orang lain terkena resiko pekerjaan laboratorium yang menyebabkan terganggu kesehatannya, mengontrol penyimpanan dan penggunaan bahan yang mudah terbakar dan beracun, mengontrol pelepasan bahan berbahaya (gas) dan zat berbau ke udara, sehingga tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.

K3 perlu ditetapkan juga dalam kegiatan pembuangan limbah kimia. Limbah kimia sangat beragam, baik limbah tidak berbahaya dan limbah yang berbahaya. Untuk itu perlu petunjuk umum tentang pengelolaan dan pengelompokan limbah serta bagaimana teknis penanganannya.

Sebelum membuang limbah kimia (terutama cairan) ke dalam wastafel, perlu dipastikan bahwa wastafel sudah terhubung ke dalam sistem pengolahan limbah, untuk memastikan bahwa bahan kimia yang kita buang tidak memberi potensi bahaya bagi staf laboratorium dan lingkungan.

Secara umum, ada 3 langkah yang bisa kita lakukan untuk menangani limbah kimia di laboratorium, yaitu :

  1. Tempelkan tulisan besar di dinding dekat wastafel “Wastafel tidak terhubung dengan Sistem Pengolahan limbah”
  2. Siapkan container/dirijen yang aman untuk menampung limbah bahan kimia. Bisa disiapkan container/dirijen untuk limbah asam, basa dan organik secara terpisah.
  3. Lakukan kerjasama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan limbah.
    Keep it safe for your health ☺️

[ANT/Ed. Alfian Nero&Ilham Prasetyo]

ADAPUN ARTIKEL YANG TIDAK BOLEH KAMU LEWATKAN!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *